Scars 19 Another Chance

2098 Words

Sabtu pagi hari, Tarendra dan Fanny sudah berada di panti. Mereka sedang bersiap untuk pergi. Langit mendung lumayan gelap hari itu. Bogor, terkenal sebagai kota hujan, tanpa mendung menggantung di langit pun, sering hujan. Apalagi ditunjang mendung yang gelap sekali. Tarendra mendesah. Anak-anak panti sepertinya masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya siap. Rencananya untuk berdekatan dengan Adhia kali ini akan gagal jika turun hujan. Beberapa kali tampak Tarendra menggaruk rambutnya. "Naah... kami sudah siap semua. Ayook, naik ke mobil seperti yang sudah diatur tadi malam ya." Adhia mengkoordinir anak-anak itu. Semalam dia sudah membuat daftar siapa saja yang akan berada di mobil panti dan siapa saja yang akan berada di mobil Tarendra. Tentu saja dia akan berada di mobil panti. Biar A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD