CHAPTER DUA PULUH TUJUH

2339 Words

Ivi membuka sedikit jendela mobil, membiarkan udara kota Lombok masuk dan menerpa wajahnya. Ibam ada di sebelahnya, duduk dengan pandangan terlempar keluar jendela. Pria itu memakai kaos berwarna hitam dengan celana pendek warna abu-abu. Pakaian Ivi tak kalah santai. Ia memakai sepotong kaos dan celana jeans yang menyelimuti kedua kaki jenjangnya. Wanita itu memakai kacamata hitam dan bucket hat di atas kepalanya. Mereka sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan untuk menuju Gili Meno.            Ivi menghirup udara dalam-dalam. Membiarkan udara kota itu memenuhi paru-parunya. Ivi sudah lama sekali tak menghirup udara liburan. Ia dan Ibam terlalu sibuk tahun-tahun kemarin sehingga keduanya memutuskan untuk fokus pada pekerjaannya masing-masing.            Ivi beruntung Ibam memiliki ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD