Dari sofa, Julian memperhatikan betapa Hanna bahagia bisa tidur sedekat itu dengan putranya. Hanna begitu cerah ceria, bahkan saat sudah larut, dia tak keberatan sama sekali mengganti popoknya. Dia lakukan itu dengan senang hati. Awalnya Hanna dibantu oleh Ester, tapi setelah beberapa kali, Hanna bisa melakukannya sendiri. Julian Sanders pun tak keberatan putranya menodai tempat tidurnya itu yang hampir tak tersentuh oleh siapa pun kecuali oleh Hanna. 'Akui saja Julian, pemandangan yang terlihat saat ini adalah pemandangan sederhana yang mampu mendamaikan jiwa, benar kan?' Salah satu sisi hati Julian berbisik pada dirinya sendiri. Ya, Julian akui, melihat mantan istrinya sedang berinteraksi hangat dengan putra kebanggaannya adalah pemandangan yang menyejukkan jiwanya yang gersang. Seper

