Sudah beberapa hari Hanna tak bertemu langsung dengan Julian. Julian sibuk mengurusi bisnisnya, walau mereka tinggal di bawah atap yang sama tapi mereka tak bisa bersama setiap waktu, apalagi Hanna adalah isteri dalam sangkar emas. Dia tak bisa sembarangan keluar dari rumah, bahkan dia juga tak bisa sembarangan keluar dari ruangannya sendiri. Hanna berdiri di depan jendela kamarnya yang menghadap langsung ke pelataran mansion mewah itu. Beberapa saat kemudian dia melihat mobil Julian baru saja memasuki gerbang. Dia senang bukan main, Hanna ingin membicarakan sesuatu dengan Julian dan dia rasa ini kesempatannya. Hanna segera merapikan penampilannya, dia sisir rambutnya yang tergerai indah. Dia semprotkan parfum beberapa kali ke bagian dadanya. Dia sepertinya ingin memikat Julian karena ad

