Bab 15. Nyonya Rumah

1109 Words

Stella mengambil tisu itu dari tangan Bryan. Ya, meskipun Stella dibilang jelek olehnya, tapi setidaknya Bryan menunjukkan kepeduliannya dengan menyodorkan selembar tisu ini. Walau Bryan terlihat dingin dan kata-katanya terdengar sinis. "Terimakasih tisunya." Stella mengusap air matanya dengan tisu keringnya. Ia mengucapkan terimakasih pada Bryan. "Jangan salah paham. Aku menyerahkan tisu karena kau terlihat menyedihkan, bukan karena aku peduli padamu." Wanita itu tersenyum mendengar kata-kata Bryan. Walaupun pedas, tapi Stella bisa merasakan perhatiannya. Dengan kedatangannya ke kediaman Lousier untuk menolongnya, sudah memperlihatkan kalau Bryan memiliki hati yang baik. "Baiklah, terserah Tuan saja. Tapi aku tetap akan berterimakasih." Pria itu menganggukkan kepalanya. "Ya, memang h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD