Bab 23. Pengawal Stella

1073 Words

"Padahal dia bisa mencium kening atau pipiku. Kenapa dia suka sekali mencium bibir?" gerutu Stella sambil menyentuh bibirnya dengan jarinya sendiri. Ia masih bisa merasakan benda kenyal milik Bryan yang sensual, saat menyentuh bibirnya yang merah. Terhitung sudah 3 kali, Bryan mencium bibirnya dalam posisi seperti dirinya sendiri, bukan sebagai Maxime. Setelah kejadian barusan, Stella jadi senyum-senyum sendiri. Ia tidak menduga bahwa Bryan akan mencium bibirnya di depan Hannah. Wanita paruh baya itu terus saja menggodanya karena ciuman suaminya beberapa saat yang lalu. "Astaga. Mengapa jantungku berdebar-debar seperti ini? Aku sudah gila, aku tidak boleh merasa seperti ini." Stella menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia berusaha menepis perasaan aneh dihatinya dan berhenti memikirkan suami

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD