Mataku masih terpejam mengantuk, ku raba sisi tempat tidur hanya merasakan sebuah guling. Apa Alvira sudah bangun? Jam berapa sekarang? Aku paksakan untuk membuka mata dan memang kosong di sisi tempat tidur tempat Alvira. Jam di dinding menunjukkan pukul empat pagi, biasanya aku akan menyaksikan pemandangan yang indah, Alvira terbalut indah mukenah sedang menghadap Sang Illahi. Sayangnya di kamar ini kosong. Kemana dia? Aku turun dari tempat tidur memastikan Alvira apa ada di kamar mandi? "Vir, kamu di dalam?" Beberapa kali aku ketuk tidak ada sahutan. Benar saja, kamar mandi kosong, tidak ada orang. Pikiranku berkecamuk kemana dia sekarang? Tidak mungkin Alvira pergi mengingat kami sudah berbaikan. Kehidupan kami sudah seperti semula. Bahkan saat Alvira kemarin yang sudah di

