Beberapa hari kemudian Mila bersama tiga sahabatnya membuat janji untuk sama-sama menjenguk Ririn, kondisi lemah perempuan itu semakin memprihatinkan dengan penyakit yang menggerogotinya. Melihat kedatangan empat sahabatnya Ririn pun tersenyum ia begitu bahagia mendapat kunjungan dari sahabat tercintanya tersebut. "Apa kabar Rin?" sapa Marsha. "Gue... ya beginilah seperti yang kalian lihat" ucap Ririn. "Semangat ya Rin kami yakin lo kuat" ucap Dian. "Semangat hidup gue sudah habis sejak beberapa tahun lalu Di" sahut Ririn. "Lo gak boleh bicara seperti itu Rin" tegur Mila. "Buat apa lagi gue hidup Mil, gak ada gunanya lagi gue di dunia ini, gue hanya menyusahkan orang-orang yang ada disekitar gue" ucap Ririn dengan berlinang air mata. "Lo sama sekali gak menyusahkan Rin, jangan bic
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


