Bab 41

1070 Words

Akhirnya Reyhan tahu kalau aku hamil lagi dan dia senang sekali. Namun saat ini kehamilanku tidak terlalu berat hanya sekali-kali saja aku mengalami mual dan pusing. Dimas pun anak kedua ku tidak terlalu rewel jadi aku bisa istirahat. Tapi hari ini aku di bikin naik darah karena aku mendapatkan telepon dari sekolah kalau Ilham terlibat pertengkaran dengan temannya. "Ra kamu mau kemana?" Tanya mamah saat melihat aku sudah rapih. "Aku mau ke sekolah Ilham mah, barusan gurunya memberitahukan bahwa Ilham berantem dengan temannya" "Kamu sendirian kesana?" Tanya mamah khawatir. "Aku diantar sopir mah" "Ya sudah hati-hati kalau begitu." Pesan mamah. Aku pun berangkat dan tak memberi kabar pada Reyhan karena tidak mau membuatnya khawatir juga. Sesampainya di sekolah aku langsung masuk k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD