Bab 26 - Amarah Damian

1274 Words

Raungan Don Corvus menggema di seluruh Mansion, sebuah gelombang kejut yang membuat lantai marmer terasa bergetar. Damian Sagara berdiri di kamar yang baru saja dilanggar, kemarahan murni memancar dari setiap pori-porinya. Kartu nama Marco tergeletak di lantai, liontin kunci perak kecil itu berkilauan di bawah cahaya alarm darurat yang kini menyala merah. “Leo!” Suara Damian tidak lagi berupa perintah, melainkan gema dari neraka. Leo tiba, wajahnya pucat pasi, diikuti oleh beberapa pengawal yang bersenjatakan lengkap. “Tuan Damian, kami sedang mengunci perimeter. Sensor di terowongan servis—” “Aku tidak peduli sensor! Kamu biarkan dia masuk ke kamarku! Kamu biarkan b******n itu menyentuhnya!” Damian mencengkram kerah Leo, mengangkatnya dari lantai. Matanya, yang selalu dingin, kini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD