Tamara pagi hari terlihat bermalas-malasan di kasur. Bahkan dia tidak ingin berangkat ke kantor untuk sementara waktu. Sejak semalam badannya terasa cepat lelah dan mual. “Ayang, kamu baik-baik aja?” tanya Kenzo yang membawa sarapan ke kamar untuk Tamara. “Gak tau nih, aku merasa gak enak badan Yang,” jawab Tamara. “Kamu mau makan apa?” “Ehm makan sate bisa gak?” “Hah? Pagi-pagi gini? Yang jualan gak mungkin ada sih, tapi aku bisa menyuruh pak Slamet nyiapin buat kamu,” usul Kenzo. Karena dia tahu untuk membeli di luar itu mungkin hal yang sulit. Buat apa dia mempekerjakan seorang chef jika istrinya sulit untuk mendapatkan makanan keinginannya. “Iya makasih sayang,” “Iya dong apa sih yang enggak buat kamu.” Permintaan Tamara untuk dibuatkan sate di pagi hari tentu saja terwujud sec
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


