“Hai Bep,” sapa Kenzo saat Tamara membukakan pintu Apartemennya. “Ini masih jam 10 pagi kamu udah setor muka,” keluh Tamara dan Kenzo hanya meringis. “Kangen…” desis Kenzo. “Udah ada jawabannya belom?” tanya Kenzo lagi. “Belom, masih mikir. Aku kasih tahu Abah dan Ambu dulu.” “Yuk, kita ke Bandung sekarang, kita kasih tahu Abah sama Ambu,” Kenzo menarik tangan Tamara yang lebih dulu. “Udah sih kamu kebiasaan narik-narik tangan, kayak nyebrang aja.” “Lah emang kita nyebrang ke jembatan cinta kan Bep.” “Ngaco!” Tamara memukul d**a pelan kenzo. Kenzo kemudian menahan tangan itu mereka saling bersitatap. “Ehem!!! Aku patung, aku gak liat,” Riris yang baru keluar dari kamar yang menegur pasangan itu. “Hai Ris,” sapa Kenzo ramah. “Hai pak Kenzo,” sapa Riris menunduk hormat. Ketiganya

