"Kamu jangan pura-pura lupa mas. Aku sudah banyak menyabotase perusahaan orang sehingga mereka harus bangkrut dan perusahaan ini yang berdiri kamu harus ingat itu. Jika kamu macam-macam maka jangan salahkan aku kalau aku membuatmu jatuh bukan hanya aku saja yang akan hancur tapi kamu juga termasuk reputasimu juga. Jadi ingat kamu jangan macam-macam denganku." ancam Kinanti. Tuan Bramantyo yang mendengar ancaman dari Kinanti mengepalkan tangannya. Dia tidak percaya kalau kinanti bisa mengancamnya. Tuan Bramantyo berdiri dari kursi kebesarannya dan mendekati Kinanti. Tangan tuan Bramantyo mencengkeram dagu Kinanti dengan cukup erat hingga membuat Kinanti kesakitan. "Kamu mau mengancamku sekarang ? Apa kamu lupa dari mana kamu berasal, Kinanti? Kami memungutmu dari bawah dan kami juga men

