"Aku ingin menemui temanku dia ingin mengajakku investasi. Kamu di sini saja jaga Marcella jangan ikut denganku ini urusan wanita. Kamu tidak akan mengerti," ucap Kinanti yang langsung pergi. Dia tidak ingin berbasa-basi dengan Tuan Bramantyo. Karena saat ini dirinya sudah ditunggu oleh seseorang yang tidak lain adalah Tuan Anton. Tuan Anton lah yang menghubungi Kinanti memintanya untuk datang ke suatu tempat dan Kinanti bergegas pergi ke tempat tersebut. Sedangkan Tuan Bramantyo mendengar jawaban dari Kinanti menatap tajam ke arah wanita tersebut. "Kenapa aku curiga dengan dia? Ah, sudahlah biarkan saja aku tidak peduli," gumam Tuan Bramantyo yang mencoba menepis pikiran negatifnya. Dirinya memandang ke arah pintu dimana Airin berada. Di dalam ruang IGD Airin memandang ke arah ib

