"Lepaskan aku, siapa kamu." Airin mencoba untuk melepaskan pelukan dari pria yang tidak dikenal namun pelukan itu makin kuat dan membuat Airin sulit untuk bergerak. "Dengar ga? Siapa kamu? Cepat lepaskan aku. Aku sudah ...." Suara Airin terhenti karena mulutnya dibungkam dan lebih mengejutkan lagi Airin melihat siapa orang yang sudah memeluknya. Dia adalah Verrel dan Verrel juga terkejut saat membuka penutup wajah wanita yang dia tarik ternyata Airin. Namun ciuman tersebut sudah terlanjur terjadi hingga Verrel yang rindu dengan Airin melampiaskan semua rasa rindunya. Airin yang mulai terbuai dan juga rindu dengan Verrel membalas ciuman tersebut. Mereka mengabaikan suara tembakan. Airin mengusap rambut Verrel begitu sebaliknya jari-jari Verrel ada disela-sela rambut Airin. Verrel m

