"B sampe D aja, ya, Mas," jawab Canting malu-malu sambil terus membiarkan Tirta merangkul pundaknya seoanjang langkah mereka. "Kok B sampe D?" tanya Tirta sambil melepaskan rangkulannya, tangannya berpindah menyelusupkan jemarinya diantara jemari sang istri hingga kedua tangan mereka saling bertautan saat hendak menaiki anak tangga. "Iya, 'kan, Udah ada Azallea Maryam. terus nanti adiknya tiga aja B sampe D, mungkin yang siapa tau yang ke tiga perempuan, nanti kita kasih nama Dita, sama kayak author kita yang cantik, Eh!" Maap Author khilap. "Enggak mau pokoknya Mas mau yang banyak, kita bikin terus!" jawab Tirta, keduanya berhenti di depan dua pintu kamar yang saling berhadapan, kamar Canting dan kamar Tirta keduanya dalam kebingungan yang sama mau menghabiskan malam di mana. Cant

