Bab 52

1025 Words

Canting tengah mengeringkan rambutnya dengan alat pengering yang mengeluarkan angin hangat, sehangat hatinya saat teringat bagaimana Tirta memperlakukannya tadi malam. Walau masih ngilu terasa tapi Canting malah ingin merasakannya lagi dan lagi. "Hayo, Mama mikirin apa senyum-senyum begitu?" Pertanyaan Tirta yang tiba-tiba telah berada di belakangnya begitu mengejutkannya, Canting berusaha menahan senyumnya karena malu tetapi tidak bisa, bibirnya terus saja tertarik ke samping. "Enggak. Enggak mikirin apa-apa?" jawab Canting mematikan alat pengering rambut yang ia pegang lalu menaruhnya di atas meja. Tirta menariknya dalam pelukan, berusaha menciuminya tapi Canting malah menaruh kedua tangannya di d**a sang suami agar pelukannya tidak terlalu lekat. "Ayo bilang mikirin apa?" tanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD