Semenjak terbangun tadi malam, Derrick tidak bisa kembali tidur. Ia hanya memandang wajah lelap Juliet yang menghadap kearahnya. Sungguh, betapa kejamnya dia melakukan ini kepada Juliet. Derrick merasa benar-benar berdosa dan sangat bersalah kepada Juliet. Salah apa Juliet hingga dirinya tega melakukan ini kepada istrinya sendiri. "Maaf kan aku, Juliet..." desisnya sangat menyesali perbuatannya terhadap Delota. "Maafkan aku..." * Juliet yang tidur begitu pulas, akhirnya terbangun ketika matahari mulai menembus sela-sela gorden. Matanya yang lentik pelan-pelan terbuka. Senyumnya melebar ketika mendapati Derrick menatapnya begitu dekat. "Morning..." sapa Derrick. Sadar Derrick memperhatikannya ketika sedang tidur, Juliet pun bertanya. "Apa kamu semalaman memandangiku tidur?" "Hanya

