Bab.17 Berterus Terang

1086 Words

  "Omes ...?" ucapnya lirih.   Matanya berbinar, memancarkan kebahagiaan yang mendalam. Perlahan, dia meraih tangan yang mulai terlihat gerakannya.   "Mah, Kak Angga tangannya bergerak!" Reva berseru, matanya terus memindai setiap gerakan pada jari kakaknya.   Buru-buru ibunya mendekat dan menarik Felisha agar menjauh.   "Lepaskan tangan putraku!" Begitu katanya, dengan nada ketus yang selalu menyakiti hati Felisha.   Dengan berat hati dia lepaskan tangan suaminya, kemudian beringsut ke belakang mereka.   "Kamu sudah sadar, Sayang? Bangunlah. Kami di sini khawatir," ucap ibunya sembari bibirnya mencium telapak tangan putranya itu.   "K-Key ...." Bibir Angga mulai bergetar, menyebut satu nama dengan suara yang lirih.   Dari kejauhan, Felisha dapat melihat gerak bibirnya degan jelas.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD