"Selalu seperti ini. Aku ingin dekat, dan memiliki hubungan layaknya adik dan kakak kenapa itu sangat sulit dan terasa mustahil?" tanya Ramos. Ramos menatap Arianna, Arianna mengusap-usap lengan Ramos. "Kita sudah tahu bagaimana Alex. Dia sangat keras kepala." ujar Arianna. Ramos tentu saja sangat paham dengan karakter kakaknya itu. "Aku tahu itu. Aku juga sadar bahwa kakak sulit menerimaku karena Mamaku, menjadi istri kedua Papa tapi mereka menikah setelah Bibi Alexandra tiada. Kenapa kakak tidak bisa mengerti tentang hal itu?" ujar Ramos. Ramos merasa tidak adil, karena Alexander membencinya dengan alasan yang tidak jelas. "Aku tahu perasaanmu. Tapi aku tidak bisa mengatakan hal selain, kamu harus sabar dengan Alexander." ujar Arianna. Arianna hanya bisa mengatakan hal itu pada Ramos,

