Naluri Seorang Pembunuh

1503 Words

Senin, pukul 11.00 Dokter Sandi dan tim forensiknya telah pergi. Mereka membawa mayat Dokter Fajar dan Dokter Dedi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dani berjanji akan menyusul mereka setelah komisaris datang. Lagi pula memang ada beberapa hal yang masih harus ditelitinya. Dani duduk termenung di depan teras rumah Dokter Fajar sambil memandangi kesibukan anggota kepolisian yang mulai kocar-kacir menertibkan warga perumahan yang penasaran ingin merangsek ke TKP. Maklum saja, kasus ini adalah kasus pembunuhan pertama kalinya di daerah Graha Indah. Warga yang sebagian besar memiliki taraf ekonomi menengah ke atas itu mengalami sedikit syok dan keresahan di sana-sini. Sebagian besar takut kalau-kalau kejadian ini juga akan menimpa anggota keluarga mereka, atau bahkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD