22

991 Words

Vanilla menatap suaminya yang masih terlelap, mereka kelelahan akibat melakukan ritual suami-istri, ditatapnya dalam wajah Arga, satu kata yang terlontar dari bibir Vanilla. "Sempurna." Seulas senyum terbit di wajah Vanilla saat melihat Arga membuka matanya. "Selamat pagi, Kak Arga." "Pagi juga, sayang." Arga mencium kening Vanilla lalu beralih ke bibirnya, hingga terjadi lumatan dan pagutan. "Tadi itu morning kiss." Takut kebablasan akhirnya Arga memilih menghentikan ciumannya, bahaya kalau keterusan, yang ada Arga tidak berangkat kerja padahal hari ini ia jadwal pagi. "Ayo mandi bareng," Arga langsung menggendong Vanilla ala bridal style yang tanpa sehelai benang pun. "Hanya mandi, nanti aku bisa telat ke rumah sakit kalau kita main dulu," bisik Arga. *** "Semalam berapa ronde?" ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD