Kerja Sama

2594 Words

"Aku bingung. Aku harus apa?" ujarku masih dengan isak tangis yang harusnya sudah usai. "Aku tahu," gumamnya menenangkan sambil mengusap punggungku. Lalu dia berhenti sejenak untuk menatapku. "Tapi aku udah pernah bilang sebelumnya ke kamu. Kamu punya aku dan kamu nggak harus menyelesaikan teka-teki ini sendiri." Aku membenamkan wajahku ke bahunya dan dari posisiku yang sekarang, aku dapat menghindu aromanya. "Terus apa yang harus kita lakukan? Aku nggak tahu gimana caranya buat ngatasi ini." "Aku udah mikir soal ini sebelumnya dan itu tergantung sama kamu." "Tam, gue udah bilang kalau ini bahaya. Kita nggak bisa memprediksi apa yang bakal terjadi selanjutnya," seru Lisa keras. "Lebih baik kita mencoba yang terbaik dari pada ngebuat semuanya semakin rumit. Dia udah terlalu menderita.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD