Tentang Surat

1000 Words

Kejadian tadi membuatku ketakutan. Setelah Tama membantuku bebersih, dia membaringkanku ke atas tempat tidur kami. Tubuhku tidak berhenti bergetar. Aku takut. Teramat takut. Ini adalah pengalaman pertamaku memghadapi situasi yang benar-benar di luar kendali. Banyak kata andai yang melintas di benakku. Andai Tama tidak datang. Andai pria itu telat menyelamatkanku. Andai semuanya sudah terlambat. Kata itu bagai momok yang menakutkan. Hanya keheningan yang menemani kami berdua. Aku tidur membelakangi Tama. Aku tidak mau dia melihatku yang sudah berantakan karena menangis dan takut. Pria itu juga tidak mencoba membuka percakapan. Dia hanya menunggu dan diam. Perasaan tidak nyaman dan was-was itu menyelimuti relung hatiku. Aku tidak bisa tenang. Karena pikiranku berkecambuk, aku akhirnya min

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD