"Lia! Manusia itu bebas mencintai siapapun! Termasuk gue yang mencintai lo!" teriak Albi kencang. Lia menoleh. Suara Albi sangat kencang, sangat terdengar jelas di telinganya."Terserah lo! Gue mau balik ke kelas!" Selesai berkata Lia melanjutkan langkahnya. Sebelum gadis itu pergi menjauh, Albi cepat mengambil baju seragamnya yang dia lepas tadi, setelah itu dia berlari mengejar Lia. Dia dapat mengejar gadis itu dan kini mereka berjalan sejajaran. "Lo mau apa lagi dari gue? Belum jelas ucapan gue tadi?" tanya Lia. "Gue gak mau apa-apa. Dan ucapan lo cukup jelas. Tapi gue gak bakal nyerah buat dapatin lo. Gue akan terus berjuang. Gue gak akan putus asa. Pantang bagi gue, nyerah sebelum berperang," jawab Albi. "Terserah lon deh, Al." Albi tersenyum. "Lia, lupain masal

