25

1411 Words

Author pov Zaky menatap undangan warna peach didepannya dengan sendu . Ada sedikit nyeri yang menyeruak di rongga dadanya . Seandainya nyeri ini bisa ia redakan dengan asam mefenamat yang tinggal beli di apotek ataupun obat pereda nyeri lainnya , ia pasti akan langsung mengobati . Sayangnya luka ini , nyeri ini tidak bisa ia sembuhkan sendiri . Mungkin ia butuh seseorang yang nantinya bisa membuat luka ini sembuh dengan sendirinya . Entahlah . Setulus apapun mencintai seseorang , bukan berarti kita bisa memilikinya . Jika ada pihak yang berbahagia sudah sepantasnya ada pihak yang terluka .  Tak apa menurut Zaky yang penting Nata bahagia , yang penting orang yang ia cintai bahagia . Terdengar bullshit memang tapi begitu kenyataannya . Sanggup gak sanggup ia harus sanggup karena sebentar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD