16

1061 Words

Galih pov Gue seakan ngeliat Nata semakin menjauh . Dia senyum ke gue seakan mengajak gue pergi ikut dengannya , tapi semakin gue ngejar dia , dia semakin jauh dan menghilang .  Mata gue terbuka seiring masuknya cahaya dari jendela kamar yang terbuka . Gue menguap sambil melihat di sekeliling gue .  Bau alkohol . Dari mulut gue tentu saja .  Tapi seinget gue semalem gue ke Bar sama Fina , tapi sekarang gue malah ada di kamar gue . " Nyenyak tidurnya tuan Galih ?" Tanya David yang baru aja membuka jendela kamar gue , membiarkan sinar matahari menerobos ke dalam .  " Gue... Kenapa bisa disini ?" Gue menatap sekeliling kamar gue yang tampak seperti biasa .  " Berharap kayak di sinetron hmm ? Mabok trus pingsan trus disamping lo ada cewek yang nemenin lo mabok semalem sambil nanya . Ap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD