13

1481 Words

Aksa tidak menemukan frasa yang tepat untuk menjawab pertanyaan istrinya. Selepas ini semua, ada banyak hal yang berkecamuk di dalam kepala. Salah satunya, adalah membiarkan Adelia pergi demi alasan pekerjaan. Pillow talk jelas tidak pernah terlintas di kepalanya. Tidak sama sekali. Sehabis dia melakukan seks bersama mainan yang ia bayar sesukanya, dia tidak pernah membiarkan dirinya lengah dengan tidur, dan memeluk untuk melepas lelah. Namun, kali ini berbeda. Dengan napas yang masih berkejaran, bersama selimut yang tersingkap. Seprai kusut ini menjadi saksi. Setelah satu hari pernikahan mereka berjalan baik, Aksa rupanya kelepasan untuk menyentuh sang istri dimana-mana. "Jadi, ini alasan kau tidak menciumku di altar tapi mencium di dalam kamar?" Kedua matanya terpejam. Mencari jawab

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD