Di dalam rumah Gibran dengan sayang memijat kaki Mikhayla setelah Mikhayla menggerutu karena seharian mbak Sherly mengajaknya berkeliling hanya untuk mencari beberapa barang. Gibran dengan sabar mendengar ocehan kekasihnya tersebut dan sesekali menyuruhnya untuk tak lupa dengan martabak manisnya. Mas Joe masih belum kembali dari cafe, mungkin saat ini juga masih mengecek club dan restoran juga. Karena lusa mas Joe sudah harus di pingit sebelum menikah. " Gib, tau nggak....tadi pas gue nunggu martabaknya di bikinin, gue kan ketiduran di mobil. Trus pas gue baru aja merem, eh ada pasangan lagi ribut nggak jauh dari mobil gue markir. Awalnya gue cuek aja, tapi tiba-tiba gue lihat si cowok ya itu ngangkat tangan mau mukul si cewek." cerita Mikhayla sambil tak lupa mengunyah martabak manisnya.

