bab 23

1720 Words

“Rid! Aku marah ya sama kamu!” ucap Diandra pada sahabat anak ya itu. “Loh, marah kenapa, Tante?” tanya Ridwan. “Ngapain tadi kamu sentuh Viana? Sengaja kan kamu?” tuduh Diandra. “Woiii!! Santai Tante,” kali ini Rani yang bicara. Ya mereka masih berada di rumah Rani. “Kamu juga!” ucap Diandra seraya menunjuk ke arah Rani. “Lah! Kok aku juga Tante, salahkan sih?” ucap Rani tidak terima. “Tentu saja! Gara-gara kalian berdua, Tante merasa bahagia,” ucap Diandra seraya tersenyum. “Tante ngerjain kami ya?” tanya Ridwan. “Tidak! Kenyataannya memang begitu, kalian berhasil membuat Ragarta mengakui Viana sebagai istrinya di hadapan semua orang,” ucap Diandra. “Anak itu memang harus di kasih api, bari sadar!” ucap Ridwan. “Api?” tanya Rani dan Diandra serempak, karena tidak tahu dengan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD