* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Seiring dengan langkah kedua insan tersebut menapaki lantai 1 mall yang baru saja mereka masuki, Shara mendangi dinding-dinding di samping kanannya yang bertaburan poster film yang sedang tayang. Deril yang sedikit melirik ke arah gadis di sampingnya jadi melemparkan tanya. “Pengin nonton aja?” Shara menolehkan kepalanya pada laki-laki tersebut. “Hm? Enggak, sih. Cuman ini filmnya lagi bagus-bagus, ya?” Deril tertawa. “Enggak pengen nonton tapi filmnya bagus-bagus,” ulang Deril menirukan kalimat lawan bicaranya barusan. “Maksudnya, tuh, gimana? Pengen nonton enggak?” “Pengen. Tapi kayaknya kalau hari ini emang mending cari tempat makan aja biar b

