1.17

3122 Words

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * “Ye, anying malah ngelamun.” Teguran itu membuat Deril jadi tersentak. Kesadarannya kembali dan kini ia menatap tiga temannya yang masih memberi atensi utama kepada dirinya. “Apa?” “Cerita. Jangan opa-apa mulu dari tadi.” “Gue gak tahu mau cerita apaan.” “Ya cerita kenapa lo jadi gini ke pacar lo.” “Shara?” Agas berdecak lalu tertawa geli. “Dia jadi linglung gini kenapa, anjim?” tanyanya pada Dava dan Andi yang dibalas kedikan bahu saja “Pacar lo siapa lagi, sih, emangnya hah?” Deril mengambil nafas lagi, kini mengehmbuskannya kasar. Jujur, mengatakan kepada teman-temannya ini juga membuat dia bingung. Karena sekalipun ia ingin, ia tak tahu ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD