"Gak papa kok, La. Nanti Tante bisa ke rumah mereka jika kangen kedua cucu, Tante," bela Aulia lalu segera mengajak Maura agar cepat duduk di dalam mobil. "Shilla belum selesai bicara," ucap Shilla membuat Aulia menoleh. "Sudahlah, La. Biarkan mereka pulang," tambah Aulia menatap ke arah Shilla yang terus mencoba menghalangi kepergian mereka. "Mas pergi dulu, jangan menyusahkan Mamaku," seru Aji kala istri dan anak-anaknya telah masuk mobil. "Iya Mas," sahut Shilla pelan, lalu memandang kepergian mereka. Maura mengulas senyuman kala sampai ke kediaman. Ia melangkah masuk saat Aji membukakan pintu. Perlahan dia menghirup udara dalam rumah dan mengembuskan perlahan, sambil menatap Delia yang telah berlari ke kamar karena sangat merindukan mainannya. "Ahh ... Lia sangat merindukan kalia

