Daniel tampak bahagia, wanita yang kini berada disampingnya tengah memeluknya dengan erat. Daniel pun membalas pelukannya, membalasnya dengan penuh perasaan. “Aku mencintaimu Felly, sangat mencintaimu.” Sembari mengelus lembut puncak kepala Felly. “Bukti kalau kau mencintaiku apa?” “Istrimu bagaimana?” Daniel merubah posisinya menjadi menatap Felly lalu memegang ke-2 bahunya. “Tidak perlu memikirkannya, aku hanya mencintaimu, bukan dia.” “Aku akan meninggalkannya.” Dengan kondisi yang masih lemah, Bella mendengar semuanya. Kata-kata yang menyakiti hatinya. “Tidak! Kau tidak boleh pergi!” Teriakan Bella diiringi isakan membuat Daniel dan Felly terkejut. “Jangan tinggalkan aku..” Daniel hanya menunjukan tertawa renyah miliknya. “Hiks..jangan...” “Perempuan murahan! Permintaanmu i

