Terwujud

1354 Words

Refleks, Bella menoleh kearah pintu dan disana sudah berdiri seorang wanita diambang pintu kamarnya. Wanita paruh baya yang baru pertama kali ini ia lihat. “Permisi Nona,” Katanya dengan ramah, masih pada posisi yang sama. Bella melemparkan senyuman dan memberikan isyarat agar wanita paruh baya itu masuk kedalam kamarnya. “Iya?” “Saya Nooren, Maid baru disini." Bella mengangguk-angguk paham, kemudian ia melemparkan seulas senyuman. “Saya disini diperintahkan oleh Tuan, untuk memastikan sarapan yang sudah disiapkan untuk Nona, sudah dimakan atau belum...” Bella menatap sekilas keatas Nakas, makanan itu sama sekali belum tersentuh olehnya. Bella sama sekali tidak minat untuk menyentuh makanan berat itu, ia hanya mengambil segelas s**u yang berada diatas nakas. “Saya hanya ingin ini.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD