20

1644 Words

Terlihat seorang pria yang tengah menelfon seseorang dengan sedikit panik. “Bisakah bibi pulang sekarang? Mia terkena demam.” Ucap pria itu yang membuat lawan bicara di balik telefonnya menghela nafas “Sudahkah anda memberinya obat tuan muda? Maafkan aku sepertinya aku tidak bisa pulang hari ini, anak dan cucuku sedang masa kritis, tapi jika tuan muda tidak menginzinkan aku akan pergi ke sana sekarang.” Jawabnya yang membuat pria itu mengmbuskan nafas dan memijat pelipisnya “Tidak usah bi, temani dulu anak dan cucumu mereka sedang masa kritis, kau tidak seharusnya meninggalkan mereka.” Jawab pria itu yang membuat seseorang yang di seberangnya menghela nafas lega “Terima kasih tuan muda, dan jika anda mencari kotak obat obatan aku menyimpannya di laci samping televisi.” Ucapnya sungkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD