17

1754 Words

“Ada apa?” tanya Leon di sela kunyahan nya “Aku tidak tahu aku harus pulang kemana, karena di sekitar sini tidak ada taksi.” Ucap Mia yang membuat Leon menahan tawanya “Sedari tadi aku menunggu taksi lewat tapi tidak ada satupun, apa kau merencanakan sesuatu?” tanyanya. “Sedari tadi juga aku menunggu orang orang melewat namun nampaknya wilayah ini sangat sepi.” Tanya Mia lagi yang sudah curiga kepada Leon dengan cepat Leon membantah “Apa kau tahu alamat apart ku?” tanya Leon, dengan cepat Mia menjawab tidak “Ini adalah Beverly hill.” Ucap Leon yang membuat Mia mengumpat “Oh s**t! Apa kau sekaya itu hingga bisa tinggal di sini? Rasanya aku seperti bubuk gorengan di bandingkan kau yang sebongkah berlian.” Ucap Mia dan membuat tawa Leon pecah akan perkataan Mia barusan “Tunggulah di san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD