Mia berusaha berlari sekencang mungkin memasuki lift yang perlahan mulai menutup, setelah ia membali makan malam untuk dirinya tiba tiba handphone nya bergetar dan sebuah kabar buruk yang disampaikan telfon itu membuat Mia buru buru pulang dan dia berusaha secepat mungkin menuju kamar dimana neneknya di rawat, lantas kabar buruk apa itu? Mia di telefon oleh pihak rumah sakit bahwa neneknya sudah mencapai masa krisis dimana jantung dan paru paru miliknya sudah boocor mendengar hal itu Mia panik bukan main karena neneknya ini lah satu satunya sosok yang berharga seteleh kedua orangtuanya meninggal dunia suara bunyi mesin detak jantung sangat terdengar nyaring di dalam ruangan yang sunyi itu, dengan mulut dan hidung yang memakai pompa oksigen dan selang dimana mana,Mia terduduk lemas menata

