Axel memiliki sebuah pertemuan hari ini dengan seorang wanita pimpinan sebuah perusahaan besar. Sebenarnya dia sangat enggan untuk datang dalam pertemuan bisnis. Siapa lagi yang memaksanya kalau bukan Papanya sendiri, Adijaya. Papanya dengan seenaknya menyuruhnya untuk menggantikan dia dalam pertemuan itu. Axel dengan malas memasuki ruangan pertemuan itu di gedung perusahaan Radika Group. Dia sangat malas jika nantinya akan berdebat dengan wanita yang sudah tua. "Tuan Axel. Anda sudah ditunggu di dalam oleh Nyonya Radika." Ucap seorang wanita. Bisa Axel tebak kalau dia pasti asisten pemilik perusahaan. Yang pertama kali Axel lihat adalah seorang wanita paruh baya dengan rambut pendek dan terlihat begitu samar. Namun wanita itu tersenyum pada Axel. "Jadi kamu putra Adijaya? Lumayan tam

