Lucky: Berubah "Bisa kita mulai sekarang?" Dua orang yang bertanggung jawab mengenai rekaman hari ini memberi aba-aba ke gue dan Alenta. Sebelum dimulainya rekaman, gue menarik napas lebih dulu. Rekan gue kali ini bukan anak-anak Star Band lagi, tetapi Cahaya Alenta. Perempuan itu memegang kertas di tangan, melatih dirinya sebentar kemudian memberi gerakan isyarat, "Okay." Rekaman dimulai. Jujur aja gue gugup. Bukan karena Alenta cantik, bukan. Tetapi lebih memikirkan kualitas suara gue nantinya. Gimana seandainya kalau gue nggak bisa mengimbangi Alenta? Seseorang yang menjadi rekan duet gue bukan penyanyi sembarangan. Sedikit aja gue bikin kesalahan, bisa-bisa gue kena bully satu negara. "Okay, rileks. Kita mulai lagi." Gue diberitahu untuk lebih santai. Katanya, anggap aja in

