Pertengkaran

2571 Words

Pita: Pertengkaran   "Raje pulang dulu. Kapan-kapan bisa main ke rumah Kak Pita, lagi." Kepala Rajendra menggeleng dengan tegas. Bahkan kedua tangannya melingkari pinggang gue. "Nggak mau..." Wajah bocah itu bersembunyi di belakang punggung gue, dan nggak berhenti memberontak ketika Tante Giselle—mamanya Rajendra—menarik tangan bocah itu. "Kasian Kakak Pita, Je," bujuk Tante Giselle, lembut. Sebelah tangan wanita itu mengusap kepala Rajendra. "Minggu depan Mama izinin nginep lagi di sini, deh. Sekarang, kita pulang dulu. Mau, ya?" Tante Giselle belum berhenti membujuk putranya buat pulang ke rumah. Udah dua hari ini bocah itu menginap di sini, tidur sama gue, kadang di lantai beralaskan kasur tipis bareng-bareng Wangga. Selain bocah itu lengket sama gue, Rajendra kelihatannya juga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD