55. Temu Kangen

2110 Words

Akhirnya, Romi tiba kembali di Yogyakarta. Kota pelajar sekaligus kota dengan adat istiadat serta budaya yang kental. Tak salah kalau Yogya dijuluki kota budaya juga. Banyak turis asing yang datang ke Yogya untuk berlibur sekaligus melihat budaya yang tak bisa dijumpai di tempat lain. Kedatangan Romi membuat salon kembali ramai. Untung saja, Romi tiba sudah malam. Salon pun sudah hampir tutup. Tinggal satu, dua pelanggan yang tinggal menyelesaikan perawatan mereka. “Babe, aku kira Babe tak bakalan balik lagi ke Yogya. Habisnya Babe pulang lama juga!” Ucap Norma pada Romi. “Aku teh pasti balik Sir! Gimana salon selama aku tinggal? Ramai kan?” Tanya Romi ingin tahu. Bagaimanapun Romi adalah pimpinan salon. Pendapatan salon menjadi tanggung jawab Romi. Karena orang kantor tak peduli. Yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD