Bab 38

811 Words

Tari membuka matanya dan perlahan ia mencoba menyesuaikan dengan keadaan di sekitarnya. Sesaat kemudian ia teringat akan kejadian di kolam renang, ada banyak darah di sana dan air mata perempuan itu jatuh tak tertahankan. "Hei kamu sudah bangun" Bintang tersenyum, ia berusaha menutupi kesedihannya di depan Tari. "Dia... dia masih adakan? dia masih bersama kita kan yank?" ucap Tari seraya mengusap perutnya. Bintang tak dapat menjawab, ia tertunduk dan bersama itu air matanya kembali jatuh. Pria itu kemudian mengecup kening Tari dengan lembut. "Kok kamu diam sih, dia masih adakan?" tanya Tari hampir berteriak. "Tuhan lebih sayang sama dia yank" ucap Bintang pelan, ia hampir tak sanggup untuk mengatakannya pada Tari. "Apa maksud kamu?" tanya Tari yang mulai emosi. "Sayang tenang..." uc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD