Chapter 25

2332 Words

    Milan, apartement Vincentio.     Vincentio mengguyur tubuhnya dengan air hangat yang mengalir bak hujan kecil dari lubang-lubang shower. Ia  menunduk dan menutup matanya. Dalam hati, ia mengutuk dirinya sendiri karena mabuk-mabukan di wine cellar bersama Zeus dan Zeus pergi begitu saja tanpa membantunya naik dan tidur di kamarnya. Beruntung, Jasmine belum bangun hingga ia tersadar dalam keadaan hangover tadi subuh.     Merasa sedikit enakan, Vincentio dengan gontai berjalan ke arah dapur. Sesekali ia mengecek ponsel dan membalas beberapa pesan penting dari Alano atau dari klien kerja. Sedangkan dengan sebelah tangan, Vincentio sibuk menggosok-gosok rambutnya yang basah dengan handuk kering yang hangat. Matanya kemudian menerawang jauh ke arah jendela.     “Aku tahu kau bermaksud mel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD