Half Truth

1691 Words

Happy Reading . . . *** Suara hentakan high heels yang bertabrakan dengan lantai mengisi sunyi-nya ruangan yang biasa digunakan untuk melakukan setiap pengeksekusian. Ruangan yang sebagian besar berlapiskan kaca dan serba bewarna putih. Pencahayaan luar biasa dari lampu yang berada di setiap sudut itu, juga begitu menerangi ruangan tersebut. Dengan angkuhnya Ravena berdiri sambil tersenyum saat melihat korbannya berada di hadapannya dengan sudah tidak berdaya. Dikurung dan disekap selama satu Minggu lebih tentu membuat ketiga orang korban itu telah menjadi tidak berdaya. Mungkin jika asisten Ravena yang sudah mati karena dibunuh tidak memberikan makan kepada sanderaannya itu, semua tawanan tersebut sudah menyusul kepergian sang asisten. Setelah berada tepat di hadapan ketiga tawana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD