Sah di tengah kekacauan

1518 Words

Sore itu, suasana di ruang VIP 1 terasa lebih hangat. Aksha Devano dan Kirana datang menjenguk dengan membawa buah tangan. Sebagai atasan sekaligus sosok kakak, Aksha memberikan semangat kepada Alana. "Alana, dengerin Mas ya. Masalah kemarin itu cuma kerikil kecil. Kamu punya masa depan yang masih panjang banget, jangan sampai down cuma gara-gara satu orang yang nggak tahu cara menghargai kamu," ucap Aksha tegas namun kebapakan. Kirana, yang juga merupakan dosen di kampus Alana, ikut mengusap bahu mahasiswinya itu. "Kamu anak pintar, Alana. Fokus kuliah lagi ya, tunjukin kalau kamu bisa jauh lebih sukses." Setelah Aksha dan Kirana pamit pulang, Alana merasa perutnya mulai keroncongan. "Pa, aku ke kantin dulu ya bentar, mau cari makan malam sama cemilan." "Iya, Lan. Sekalian beli buat M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD