Kebencian yang sudah tertanam, kini semakin tumbuh besar dan juga semakin lebat. Menjalar dari hati ke perasaan hingga mendarah daging. Bahkan setiap embusan napas pun akan membisikkan kata-kata benci dan tidak suka. Perlakuan benar akan menjadi salah, perlakuan salah akan semakin salah, seribu kebaikan pun tidak akan bisa menghilangkan yang namanya kebencian. Sebaik apa pun sikap orang, akan tetap buruk dan tidak akan ada baiknya di mata pembenci. Benci! Marah! Dan kesal, itulah yang Bella rasakan saat ini. Ia semakin membenci Aruna, apa lagi melihat Aruna yang semakin berani padanya. Bahkan perlakuan Kakak tirinya tadi membuat Bella ingin membunuhnya. Kini Bella tengah berada di dalam mobilnya. Wajahnya nyeri, akibat tamparan Aruna, tangannya terasa nyeri akibat cengkeraman orang-orang

