KELAM

1031 Words

“Kamu akan membuangku?” Tanya Kinan sekali lagi pada Rega yang sejak tadi menatapnya dengan tatapan yang Kinan sendiri tidak mengerti apa yang sebenarnya dalam pikiran Rega. “Menurutmu?” Tanya Rega dengan nada dingin, sengaja bersikap angkuh agar Kinan mengetahui bahwa Rega mungkin sedang marah. Bukan rengekan atau permohonan, namun Kinan justru menggeleng pelan karena memang dirinya tidak pernah bisa menebak apa yang sebenarnya ada dalam pikiran lelaki yang duduk di kursi pengemudi itu. “…” Tidak ada jawaban, melainkan sebuah senyuman simpul yang diciptakan Rega dengan menarik kedua sudut bibirnya ke atas membuat lengkungan manis. Siapapun yang melihatnya kini mungkin akan terpesona padanya. Kinan memicingkan matanya, ia paham apa yang sebenarnya Rega lakukan adalah hanya menakutinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD