NADINYA MASIH TERDENGAR I

1239 Words

Sosok gadis terbangun dengan blazer yang ia gunakan sebagai selimut, ia masih tidak menyadari keberadaanya. Dia masih terbawa suasana Ketika dirinya terlelap di lantai, dengan terkadang sebuah angin tertiup dari cela-cela jendela yang tak bisa tertutup rapat. Kinan terperanjat sedikit terkejut setelah melihat bayang-bayang seorang perempuan di sampingnya yang baru juga terjaga. “Kamu sudah bangun Kinan?” Tanya sosok itu menyapa Kinan di pagi hari. “Ah iya mbak Siti.” Jawab Kinan kemudian merenggangkan otot-ototnya yang mulai terasa sakit di sekujur badannya. Bagaimana tidak, ia tidur di Kasur berukuran kecil namun mau tidak mau ia harus menumpang dengan mbak Siti, sang pemiliki kamar sebenarnya. Kinan bangun, ia segera menuju kamar mandi. Hari ini ia berniat untuk meminta sebuah peke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD