Malam yang indah, bak sebuah lukisan yang berubah nyata. Pancaran rembulan terpantul nyata dalam bayangan di permukaan genangan air. Sosok gadis yang dengan penampilan tak layak ia pakai, sedang menangis tersedu dibalik pohon besar yang rindang berdekatan dengan rumah yang juga tak kalah megah hanya saja bangunannya cukup tua dibandingkan rumah Rega yang menggunakan gaya design modern. Kinan meringkuk duduk memeluk dirinya sendiri tidak berdaya, mobil Rega sudah melesat pergi sejak tadi meninggalkan dirinya sendirian. Rega tega melakukan hal tersebut lantaran ia merasa dikhianati oleh Kinan, yang masih saja berniat kabur dari Rega. Kinan yakin, Rega tidak akan kembali menghampirinya mengingat sikap Rega yang begitu tega dan menggunakan segala tindakannya berdasarkan logika miliknya. Ki

